Daerah  

Wabup Malaka HMS dan Kadis PMD NTT Buka Rembuk OVOP di Kakaniuk, Tenun Lokal Siap Naik Kelas

Reporter : Frido Umrisu RaebesiEditor: Redaksi
Screenshot 20260409 190206 Gallery
Wabup Malaka HMS dan Kadis PMD NTT Buka Rembuk OVOP di Kakaniuk, Tenun Lokal Siap Naik Kelas

RaebesiNews.com – Komitmen mendorong ekonomi desa berbasis potensi lokal kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Kabupaten Malaka. Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi NTT, Alexander B. Koroh, secara resmi membuka kegiatan rembuk One Village One Product (OVOP) di Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari program strategis Pemerintah Provinsi NTT yang mendorong setiap desa memiliki satu produk unggulan yang dikembangkan secara serius, terarah, dan berkelanjutan. OVOP tidak sekadar program bantuan, tetapi gerakan membangun kemandirian ekonomi desa berbasis identitas lokal.

Di Desa Kakaniuk, pilihan jatuh pada kain tenun tradisional, sebuah warisan budaya yang telah hidup sejak lama dan dikenal memiliki kualitas serta motif khas yang bernilai tinggi. Tenun Kakaniuk bukan hanya produk ekonomi, tetapi juga representasi identitas dan sejarah masyarakat setempat.

Dalam intervensi awal, Dinas PMD Provinsi NTT memberikan dukungan konkret berupa mesin jahit, alat tenun modern, serta bantuan benang kepada tiga kelompok penenun di desa tersebut. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga kualitas tenun agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Tak berhenti pada bantuan alat, ketiga kelompok tersebut juga akan mendapatkan pelatihan intensif, baik dalam teknik menjahit maupun menenun. Langkah ini menjadi kunci penting agar produk yang dihasilkan tidak hanya banyak secara kuantitas, tetapi juga unggul dari sisi kualitas dan desain.

Dalam sambutannya, HMS menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Malaka, khususnya Desa Kakaniuk.

“Terima kasih kepada Gubernur NTT melalui Dinas PMD yang sudah memberikan perhatian nyata kepada masyarakat kami. Ini langkah awal yang sangat baik untuk mendorong ekonomi desa,” ujar HMS.

Lebih lanjut, ia berharap program OVOP dapat menjangkau seluruh desa di Kabupaten Malaka, dengan pendekatan yang disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.

“Ke depan, kita berharap semua desa di Malaka bisa mendapatkan program seperti ini, tentu disesuaikan dengan produk unggulan yang dimiliki masing-masing desa. Karena setiap desa punya kekuatan sendiri,” tambahnya.

Rembuk OVOP ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat desa dalam merumuskan arah pengembangan produk unggulan. Dengan pendekatan partisipatif, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam proses pembangunan ekonomi desa.

Program OVOP diharapkan menjadi titik balik bagi desa-desa di NTT untuk bangkit dari ketergantungan menuju kemandirian. Dari Kakaniuk, harapan itu ditenun, helai demi helai, menjadi masa depan yang lebih sejahtera.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *