RaebesiNews.com – Kasus kematian Saul, pemuda asal Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, terus menuai perhatian publik. Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, Romo Yudel Neno angkat bicara dan mendesak agar peristiwa tersebut diusut secara tuntas oleh aparat penegak hukum.
Romo Yudel menilai, berdasarkan kronologi yang beredar di tengah masyarakat, terdapat sejumlah kejanggalan yang membuat kematian Saul patut diduga tidak wajar. Karena itu, ia meminta negara hadir secara serius untuk mengungkap kebenaran.
“Berdasarkan kronologi yang berkembang, saya menilai kematian Saul ini tidak wajar dan karena itu harus diusut sampai tuntas oleh pihak yang berwenang,” tegasnya.
Menurutnya, setiap kematian yang mengandung dugaan kekerasan atau kejahatan kemanusiaan tidak boleh dibiarkan tanpa kejelasan hukum. Ia menekankan pentingnya proses penyelidikan yang objektif dan transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan publik yang berkepanjangan.
“Saya meminta aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan secara serius, objektif, dan transparan agar fakta yang sebenarnya dapat terungkap,” lanjutnya.
Lebih jauh, Romo Yudel mengingatkan bahwa persoalan ini bukan sekadar peristiwa biasa, melainkan menyangkut nilai kemanusiaan yang mendasar. Baginya, setiap nyawa manusia memiliki martabat yang harus dihormati dan dilindungi oleh negara.
“Kejahatan kemanusiaan tidak boleh ditutup-tutupi. Setiap nyawa manusia memiliki martabat, sehingga jika ada dugaan kuat tentang kematian yang tidak wajar, maka negara harus hadir untuk menegakkan keadilan,” ujarnya.
Selain mendesak aparat, Romo Yudel juga meminta media dan wartawan untuk ikut mengawal kasus ini secara aktif. Ia menilai peran pers sangat penting dalam menjaga transparansi serta memastikan proses hukum berjalan hingga tuntas.
“Saya juga mendorong wartawan dan media untuk terus mengawal kasus ini secara kritis, berimbang, dan bertanggung jawab sampai kebenaran sungguh-sungguh terungkap,” katanya.
Ia pun menegaskan bahwa kasus seperti ini tidak boleh berhenti pada dugaan semata. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum, sementara keluarga korban berhak memperoleh keadilan yang layak.
“Kasus seperti ini tidak boleh berhenti pada dugaan dan spekulasi. Harus ada kejelasan hukum supaya masyarakat mendapatkan kepastian, dan keluarga korban memperoleh keadilan,” tutupnya.
Desakan dari berbagai pihak, termasuk tokoh agama, menjadi sinyal kuat bahwa publik menaruh perhatian serius terhadap kasus ini. Kini, harapan besar tertuju pada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional, terbuka, dan tidak ragu mengungkap fakta, apa pun hasilnya, demi keadilan yang sesungguhnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











