Daerah  

RSUPP Betun Punya 18 Dokter Ahli di Era SBS HMS, Bukti Nyata Program Kesehatan Pro Rakyat

Reporter : Frido Umrisu RaebesiEditor: Redaksi
file 000000009ef471fa992aa0813423848d
RSUPP Betun Punya 18 Dokter Ahli di Era SBS HMS, Bukti Nyata Program Kesehatan Pro Rakyat

RaebesiNews.com – Di sebuah kabupaten perbatasan seperti Malaka, akses terhadap dokter spesialis pernah menjadi kemewahan. Bertahun-tahun lamanya, masyarakat harus menempuh perjalanan jauh ke Kupang, Atambua, bahkan keluar daerah hanya untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih lengkap. Kini, keadaan itu perlahan berubah.

Di era kepemimpinan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dan Wakil Bupati Henri Melki Simu, pelayanan kesehatan di daerah ini mulai menunjukkan lompatan yang signifikan. Salah satu buktinya adalah hadirnya 18 dokter ahli yang kini memperkuat pelayanan di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan Betun (RSUPP Betun).

Sejak 20 Januari 2026, para dokter spesialis tersebut resmi memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Malaka. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

file 0000000086a071faa7af6af4bec47072
RSUPP Betun Punya 18 Dokter Ahli di Era SBS HMS, Bukti Nyata Program Kesehatan Pro Rakyat

Direktur RSUPP Betun, Oktelin Kurniawati Kaswadie, mengatakan bahwa penambahan dokter spesialis merupakan investasi jangka panjang bagi kemandirian layanan kesehatan di wilayah perbatasan.

“Kami ingin masyarakat Malaka mendapatkan pelayanan medis yang berkualitas di daerahnya sendiri, tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujarnya kepada wartawan usai kegiatan penyerahan SK PPPK paruh waktu di halaman Kantor Bupati Malaka, Desa Kamanasa, Kecamatan Malaka Tengah.

Menurut Oktelin, langkah ini bukan sekadar menambah jumlah tenaga medis, tetapi merupakan bagian dari strategi besar untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Malaka.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah dokter lainnya saat ini masih menempuh pendidikan spesialis dan nantinya akan kembali mengabdi di Malaka setelah menyelesaikan studi mereka.

“Ke depan, jumlah dokter spesialis di RSUPP Betun akan terus bertambah,” jelasnya.

Dari Penyakit Dalam hingga Anestesi

Saat ini, RSUPP Betun telah memiliki berbagai dokter spesialis yang siap melayani masyarakat setiap hari. Di antaranya:

  • dr. Francesca Melissa Marsha Pareira, Sp.PD – Spesialis Penyakit Dalam
  • dr. M.K. Daradjati, Sp.A(K) – Spesialis Anak
  • dr. Eva Luchinta, Sp.A – Spesialis Anak
  • dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG – Spesialis Kebidanan dan Kandungan
  • dr. Bonaventura Ahardiansyah BO, Sp.OG – Spesialis Kebidanan dan Kandungan
  • dr. Charles Richard Thene, Sp.OG – Spesialis Kebidanan dan Kandungan
  • dr. Godefridus Paulo Bay, Sp.OG – Spesialis Kebidanan dan Kandungan
  • dr. Amal Fathullah Pua Upa, Sp.B – Spesialis Bedah
  • dr. Ryan Charmy Pratama, Sp.B – Spesialis Bedah
  • dr. Athalia Anastasia Talaway, Sp.N – Spesialis Saraf
  • dr. Sulpikar Habibie, Sp.THT-BKL – Spesialis THT
  • dr. Maria Vinsensia Lie, Sp.M – Spesialis Mata
  • dr. Charles Winston Sondakh, Sp.Rad – Spesialis Radiologi
  • dr. Maria Margaretha S. Nogo Masa, Sp.KG – Spesialis Gigi dan Mulut
  • dr. Helena Leppong, Sp.PK – Spesialis Patologi Klinik
  • dr. Evelin Vianeta Prima Snak, Sp.PK – Spesialis Patologi Klinik
  • dr. Maria Stephani Singkali, Sp.An – Spesialis Anestesi
  • dr. Ivan Christianto Jobul, Sp.An – Spesialis Anestesi

Para dokter ini memberikan pelayanan sesuai jadwal praktik masing-masing, sementara dokter anestesi bersiaga selama 24 jam untuk mendukung pelayanan operasi dan tindakan medis darurat.

Harapan Baru Bagi Daerah Perbatasan

Bagi masyarakat Malaka, kehadiran dokter spesialis bukan sekadar angka statistik. Ia adalah harapan baru.

Seorang ibu hamil di desa terpencil kini tidak lagi harus menunggu rujukan jauh untuk mendapatkan pelayanan kandungan. Anak yang sakit tidak lagi harus dibawa berjam-jam ke kota lain untuk menemui dokter spesialis anak. Bahkan pasien yang membutuhkan tindakan operasi kini bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat.

Perubahan ini juga menjadi bagian dari visi besar pemerintahan SBS–HMS yang menempatkan kesehatan sebagai kebutuhan dasar rakyat.

Program pelayanan kesehatan gratis cukup dengan e-KTP, peningkatan fasilitas kesehatan, serta penambahan tenaga medis menjadi langkah konkret yang mulai dirasakan masyarakat.

Dengan komposisi dokter spesialis yang semakin lengkap, RSUPP Betun kini diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan andalan bagi masyarakat Kabupaten Malaka, sekaligus memperkuat posisi daerah ini sebagai wilayah perbatasan yang semakin mandiri dalam pelayanan publik.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan daerah, satu hal mulai terlihat jelas: pelayanan kesehatan di Malaka tidak lagi berjalan di tempat. Ia sedang bergerak maju, perlahan tetapi pasti, mendekatkan harapan hidup yang lebih baik bagi rakyat di tanah perbatasan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *