Daerah  

Koperasi Merah Putih Hadir di Malaka: SBS HMS Tegas Lawan Rentenir di Desa

Screenshot 20250514 141654 WhatsApp 73775639

RaebesiNews.com – Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Melalui Plh. Dinas Koperasi dan Perindustrian Kabupaten Malaka, Mecky Bere, pemerintah daerah menggagas pembentukan Koperasi Merah Putih di sembilan desa yang akan dilaunching secara resmi oleh Gubernur NTT pada 22 Mei 2025 mendatang.

Baca Juga: Pembangunan di Desa Nanin Diduga Tanpa Musyawarah: BPD Dikesampingkan

Adapun kesembilan desa tersebut yakni Desa Kateri, Umatoos, Dirma, Lakekun Barat, Sisi, Litamali, Weoe, Haitimuk, dan Alas Kota Biru. Proses sosialisasi dan pembentukan koperasi telah dilakukan, dan warga desa menyambutnya dengan penuh antusias.

Plh. Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian Kabupaten Malaka, Mecky Bere menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil.

“Salah satu manfaat utama dari koperasi ini adalah untuk mencegah praktik monopoli rentenir harian, mingguan, dan bulanan yang kerap menjerat warga desa,” jelasnya dalam kegiatan sosialisasi di Kecamatan Kobalima, Rabu (14/05/2025).

Baca Juga: Pembangunan di Desa Nanin Diduga Tanpa Musyawarah: BPD Dikesampingkan

Lebih dari sekadar lembaga simpan pinjam, Koperasi Merah Putih juga membawa sejumlah manfaat strategis, antara lain:

Meningkatkan akses modal usaha bagi warga melalui sistem pinjaman berbunga rendah.

Mendorong kebiasaan menabung dan mengelola keuangan secara sehat dan berkelanjutan.

Mengembangkan unit usaha produktif yang dikelola bersama anggota koperasi.

Memperkuat ekonomi lokal berbasis komunitas dan solidaritas.

Meningkatkan kesejahteraan rumah tangga secara bertahap melalui pembagian sisa hasil usaha (SHU).

Baca Juga: SBS HMS: Kades yang Ada Temuan Akan Diberhentikan untuk Cegah Korupsi

Warga di desa-desa yang akan dilaunching merasa optimis dan berharap koperasi ini menjadi solusi atas masalah ekonomi yang selama ini dihadapi. Yovita Klau, warga Desa Sisi, menyampaikan kegembiraannya.

“Kami ibu-ibu senang sekali. Kalau bisa pinjam untuk usaha dengan bunga ringan lewat koperasi, itu lebih baik daripada harus ke rentenir,” katanya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Malaka dan menjadi bagian dari strategi besar Provinsi NTT dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis desa. Dengan pengawasan langsung dari dinas terkait, koperasi ini diharapkan berjalan transparan, adil, dan partisipatif.

Baca Juga: Desa yang Ada Temuan Tidak Bisa Cairkan Dana Desa 2025, Tegas SBS HMS

Peluncuran Koperasi Merah Putih oleh Gubernur NTT pada 22 Mei nanti menjadi tonggak awal transformasi ekonomi desa di Kabupaten Malaka, sekaligus wujud konkret dari komitmen SBS-HMS untuk memutus mata rantai kemiskinan dan ketergantungan terhadap lintah darat di akar rumput.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *