Malaka, RaebesiNews.com — Kepala Desa Fahiluka, Adrianus Leki Seran, S.Pd., memimpin langsung masyarakat dan aparat desa dalam aksi gotong royong membersihkan bahu jalan yang dipenuhi belukar, Sabtu (tanggal disesuaikan). Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas desa yang telah menjadi agenda tetap dan dilaksanakan secara bergilir di berbagai titik strategis desa.
Pantauan langsung RaebesiNews.com menunjukkan antusiasme tinggi warga dalam kegiatan tersebut. Dengan alat seadanya seperti parang, cangkul, dan sabit, masyarakat bahu membahu membersihkan semak yang menjalar di sepanjang jalan desa. Salah satu titik yang menjadi pusat perhatian adalah di depan Gereja Katolik Paroki Bolan, lokasi yang juga menjadi ikon rohani dan sosial masyarakat setempat.
Baca Juga: Penjabat Kades Umakatahan Pimpin Kerja Bakti Massal, Warga Antusias Sambut Instruksi Bupati Malaka
Kepala Desa Adrianus Leki Seran mengungkapkan bahwa kegiatan bersih-bersih ini tidak hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari identitas dan pelayanan publik di desa-desa wisata.
“Desa Fahiluka harus bersih karena berada di kawasan wisata. Kami pastikan jalan menuju Pantai Wisata Motadikin bersih dan nyaman dilalui wisatawan. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga bentuk penghargaan kita terhadap potensi alam yang Tuhan beri,” tegas Adrianus saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Baca Juga: Pemdes Wehali Gencar Bersihkan Dua Pasar di Kota Betun: Beiabuk dan Pasar Mingguan Jadi Fokus
Pantai Motadikin, yang hanya berjarak beberapa kilometer dari pusat desa, memang menjadi salah satu destinasi favorit wisata lokal di Kabupaten Malaka. Akses menuju pantai ini melalui jalan-jalan desa yang rawan ditumbuhi semak bila tidak dirawat secara berkala. Karena itu, kebersihan jalan menjadi kunci kenyamanan dan daya tarik wisata.
Selain warga, tampak pula sejumlah perangkat desa, tokoh masyarakat, dan kelompok pemuda yang ikut ambil bagian. Tak hanya bekerja, suasana gotong royong itu juga menjadi ajang mempererat solidaritas sosial dan semangat kolektif membangun desa.
Baca Juga: Jaga Wajah Kota Kabupaten, Kades Wehali Pimpin Langsung Aksi Bersih Jalan Setiap Jumat
Menurut Adrianus, kegiatan ini akan terus dilaksanakan dengan pola terjadwal, melibatkan seluruh dusun dan elemen masyarakat. Ia juga berharap, semangat serupa dapat ditularkan ke desa-desa tetangga agar gerakan bersih-bersih menjadi budaya baru masyarakat Malaka.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan anggaran besar untuk pariwisata. Dengan kerja bersama dan kesadaran lingkungan yang tinggi, kita sudah melakukan sesuatu yang luar biasa bagi kemajuan desa,” pungkasnya.
Dengan langkah kecil namun konsisten seperti ini, Desa Fahiluka memperlihatkan bahwa membangun destinasi wisata tak selalu membutuhkan infrastruktur mewah. Yang utama adalah semangat kolektif dan visi kepemimpinan yang berpihak pada rakyat dan keberlanjutan.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











