RaebesiNews.com – Dalam semangat gotong royong yang kental, Babinsa dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1605-09/Biudukfoho bersama perangkat desa dan warga bahu-membahu melaksanakan kerja bakti pembangunan fondasi pagar indah Kantor Desa Rabasa Haerain, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, pada Jumat (27/06/2025).
Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga langkah awal dalam mempercepat proses renovasi kantor desa guna memastikan pelayanan administrasi kepada masyarakat tetap berjalan optimal, tertib, dan manusiawi.
Baca Juga: Kejaksaan dan Kemendes PDT Luncurkan Aplikasi Real-Time untuk Awasi Dana Desa Rp610 Triliun
“Kerja bakti pembuatan fondasi dan rehab ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan pemerintah desa dalam mendukung percepatan renovasi fasilitas publik. Kami berharap proses ini dapat selesai sesuai jadwal sehingga pelayanan masyarakat tidak terganggu,” ujar Sertu Frans, Babinsa Rabasa Haerain, di sela-sela kegiatan.
Puluhan warga turun langsung ke lokasi, dipimpin oleh Penjabat Kepala Desa Rabasa Haerain, Agustinus Nahak. Mereka tampak kompak mengangkat batu, mencampur semen, dan menyusun material demi terwujudnya pagar kantor desa yang kokoh dan estetis.
Semangat gotong royong terasa begitu hidup. Tidak ada sekat antara aparat TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Semua larut dalam suasana kerja yang penuh semangat kebersamaan.
“Kami berterima kasih kepada Babinsa bersama jajarannya yang selalu aktif membantu, baik dalam hal keamanan maupun kegiatan sosial seperti ini. Semoga kantor desa yang baru nanti dapat memberikan kenyamanan bagi perangkat desa dan masyarakat,” kata Agustinus Nahak.
Renovasi ini memang menjadi kebutuhan mendesak mengingat bangunan kantor desa sebelumnya sudah mulai lapuk dan tak lagi representatif sebagai pusat layanan publik. Dengan adanya partisipasi dari Babinsa, pembangunan tak hanya menjadi lebih cepat, tapi juga lebih aman dan terarah.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kerja bakti ini adalah simbol kekuatan sosial masyarakat desa. Partisipasi aktif TNI di tengah-tengah masyarakat mencerminkan betapa kuatnya komitmen lembaga pertahanan ini dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan dari akar rumput.
Gotong royong bukan hanya warisan budaya, tetapi juga solusi konkret bagi tantangan pembangunan di desa. Dan Rabasa Haerain telah membuktikannya: bahwa dengan semangat bersama, pembangunan bukan lagi sekadar tanggung jawab pemerintah, tapi panggilan semua elemen masyarakat.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











