Daerah  

Dukung Program MBG Presiden Prabowo, Kades Uabau Buka Lahan Hortikultura 2 Hektar Pakai Excavator

Screenshot 20250715 220340 WhatsApp 3518128028

RAEBESINEWS.COM – Kepala Desa Uabau, Agustinus Tere Kabosu, menunjukkan respons cepat dan konkret terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dengan membuka lahan hortikultura seluas 2 hektar di wilayahnya.

Menggunakan satu unit excavator, Kades Agustinus bersama warga membuka lahan tidur yang kini akan disulap menjadi kebun sayur produktif untuk mendukung pasokan pangan lokal, khususnya bagi program MBG yang menyasar anak-anak sekolah.

“Presiden Prabowo punya visi besar untuk masa depan generasi kita. MBG itu bukan sekadar makan gratis, tapi tentang masa depan bangsa. Desa Uabau siap mendukung, mulai hari ini kita tanam untuk anak-anak kita,” tegas Agustinus di sela kegiatan di Kecamatan Laenmanen, Selasa (15/07/2025).

Dari Desa Untuk Indonesia: Uabau Jadi Simbol Perubahan

Program MBG yang telah masuk dalam prioritas nasional pemerintahan Prabowo-Gibran, mendapat sambutan hangat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) menjadi dua kepala daerah di NTT yang paling getol mendorong realisasi program ini dari desa ke desa. Desa Uabau kini menjadi salah satu pionirnya.

“Kalau anak-anak harus makan bergizi tiap hari, maka desa harus jadi dapurnya. Kami di Uabau tidak menunggu. Kami kerja,” lanjut Kades Agustinus.

Buka Lahan, Tanam Harapan

Lahan dua hektar yang dibuka ini rencananya akan ditanami cabai, tomat, bayam, daun kelor, dan sayuran lokal lain yang kaya nutrisi. Ini bukan proyek jangka pendek, melainkan bagian dari agenda ketahanan pangan dan dukungan langsung terhadap MBG.

Kegiatan ini disaksikan langsung oleh warga setempat, tokoh adat, pemuda, serta perangkat desa. Mereka gotong royong menata lokasi dan membersihkan area yang akan ditanami.

“Kami bangga punya kades yang kerja cepat dan paham arahan pusat. MBG ini berat kalau hanya berharap dari kota. Desa harus mandiri,” ujar Bapak Beni, warga Uabau.

SBS-HMS: Pemerintah Kabupaten Dorong Aksi Nyata

Bupati SBS dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa program MBG harus dijalankan dari hulu ke hilir, dimulai dari ketersediaan bahan pangan lokal. Dengan semangat yang sama, Wabup HMS juga menyerukan agar seluruh kepala desa di Malaka ikut terlibat aktif.

“Jangan tunggu pusat kirim bantuan, mari kita tanam dari tanah kita sendiri. Ini soal harga diri dan masa depan anak-anak Malaka,” tegas HMS dalam Rakor beberapa waktu lalu.

Menuju Desa Penyangga Gizi Nasional

Langkah Desa Uabau membuka lahan hortikultura adalah simbol dari perubahan besar: desa tidak lagi sebagai objek, tapi menjadi subjek dalam pembangunan gizi nasional. Sebuah bukti bahwa program Presiden Prabowo Subianto bisa hidup dan tumbuh kuat dari desa-desa pelosok seperti Uabau.

Dengan tekad dan semangat gotong royong, Desa Uabau ingin berkata: kami tidak hanya mendukung program MBG, tapi kami ikut menyukseskannya.

“Bicara gizi bukan hanya soal makan, tapi tentang masa depan bangsa. Dan masa depan itu kita tanam dari hari ini,” pungkas Kades Agustinus dengan penuh semangat.***

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *