Kunjungi RS Polri, Prabowo Umumkan Kenaikan Pangkat untuk Polisi Korban Demo

Screenshot 20250901 174733 Chrome 2163793979

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada anggota kepolisian yang menjadi korban kerusuhan saat mengamankan demonstrasi beberapa hari terakhir.

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo saat menjenguk personel kepolisian dan masyarakat yang dirawat di RS Bhayangkara Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025) petang.

“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikkan pangkat luar biasa. Mereka bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat. Kalau demonstran murni yang baik, justru oleh aparat harus dilindungi,” kata Prabowo.

Baca Juga: 5 Anggota DPR Tetap Aktif Meski Dinonaktifkan Partai, Ketua Banggar Ungkap Alasannya

Presiden menyatakan keprihatinannya atas jatuhnya korban, baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat. Berdasarkan data yang ia terima, sebanyak 43 orang sempat dirawat akibat luka sedang hingga berat. 

Sebagian besar telah dipulangkan, namun ada korban yang mengalami luka serius, termasuk seorang perempuan yang juga kehilangan kendaraan pribadinya.

Prabowo menduga kerusuhan tersebut dipicu oleh kelompok perusuh. Ia menegaskan bahwa hak menyampaikan pendapat dijamin undang-undang, namun pelaksanaannya harus damai dan sesuai aturan.

Baca Juga: Prabowo Instruksikan DPR Undang Mahasiswa dan Masyarakat untuk Dialog Langsung

“Undang-undang mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin, dan izin itu harus diberikan. Namun ada ketentuannya, demonstrasi berhenti pukul 18.00,” jelasnya.

Prabowo juga menyebut adanya temuan barang berbahaya yang dibawa massa.

Ia menerima laporan bahwa sejumlah truk berisi petasan besar digunakan dalam aksi tersebut, hingga menyebabkan aparat mengalami luka bakar serius.

Baca Juga: Prabowo Kecewa Soal Insiden Ojol Tewas, Perintahkan Usut Tuntas

“Banyak anggota terkena luka bakar di leher, paha, bahkan hampir mengenai alat vital. Ini jelas bukan demonstrasi, tapi perusuh yang berniat membuat kekacauan,” tegasnya.***

 

 

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *