RaebesiNews.com – Kota Betun kini tampil bersih dan tertata rapi. Hampir di setiap sudut kota, pemandangan bersih tanpa tumpukan sampah menjadi hal yang lumrah dilihat warga.
Petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Malaka bekerja ekstra keras setiap hari. Mereka melakukan pengangkutan sampah tiga kali sehari untuk memastikan kota tetap terjaga dari kotoran dan bau tak sedap.
Kondisi ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memperhatikan kebersihan dan kenyamanan lingkungan masyarakat.
Warga Betun pun mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah. Salah seorang warga Kelurahan Betun mengatakan, “Sekarang Betun betul-betul bersih. Dulu sampah sering menumpuk di pinggir jalan, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Petugas datang pagi, siang, dan sore,” ujarnya.
Kondisi ini sangat berbeda dengan masa kepemimpinan sebelumnya di era Simon Nahak, ketika kota Betun dikenal sangat kotor. Saat itu, petugas kebersihan jarang bekerja dan sampah menumpuk di berbagai sudut kota, termasuk di sekitar pasar dan area perkantoran.
Bahkan, istri Gubernur NTT saat itu, Julie Sutrisno Laiskodat, pernah menegur langsung Pemerintah Kabupaten Malaka karena melihat sendiri tumpukan sampah berserakan saat berkunjung ke Betun.
Kini, semua itu telah berubah. Di bawah kepemimpinan SBS-HMS, wajah Betun kembali bersih, asri, dan nyaman untuk ditinggali. Dalam berbagai kesempatan, Bupati SBS juga menegaskan agar setiap kepala desa memperhatikan kebersihan di desanya masing-masing. Menurutnya, desa yang bersih adalah cerminan masyarakat yang maju dan berdisiplin.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah kabupaten, tetapi juga tanggung jawab setiap desa dan warganya. Kalau semua desa bersih, maka Malaka akan indah dan sehat,” tegas SBS.
Kebersihan kota dan desa menjadi indikator penting dari keberhasilan tata kelola pemerintahan daerah. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat hidup lebih sehat, dan wisatawan pun merasa nyaman berkunjung.
Kota Betun hari ini bukan hanya sekadar ibu kota kabupaten, tetapi juga cerminan kepemimpinan yang mampu, disiplin, dan peduli terhadap kebersihan serta kualitas hidup masyarakatnya.
Terima kasih SBS-HMS, karena di tangan kepemimpinan yang tegas dan terukur, Betun kini benar-benar bersih dari sampah. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











