Kampanye di Wehali Marius Boko Minta Coblos SBS HMS dan MELKI JOHNI, Ini alasan Logisnya

Screenshot 20241012 083850 YouTube

RaebesiNews.com – Pada kampanye terbatas di Laran desa Wehali, Jumaat 11 Oktober 2024, Marius Boko, mewakili Partai Golkar membawakan orasi politik untuk paket SBS – HMS.

Politisi senior Kabupaten Malaka ini meminta masyarakat yang hadir agar mencoblos pasangan SBS – HMS untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Malaka.

Pada kesempatan itu juga Marius Boko meminta masyarakat agar ikut serta mencoblos pasangan gubernur dan wakil gubernur MELKI – JOHNI pada pemilu tanggal 27 November 2024.

Menurut Marius Boko, jika pasangan SBS – HMS menang di Malaka serta MELKI – JOHNI keluar sebagai pemenang Pilkada maka ada link dari kabupaten sampai pusat dimana SBS-HMS diusung partai Golkar, Perindo dan Hanura.

Sedangkan MELKI – JOHNI diusung koalisi beberapa partai besar diantaranya Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat dan beberapa partai non seat lainnya.

Dalam orasinya Marius Boko juga menyinggung jika menang Pilkada maka usulan pekerjaan konstruksi yang menjadi kewenangan propinsi dan pusat pasti lebih cepat direspon dan direalisasi karena gubernurnya adalah Melki Laka Lena.

“Tidak seperti saat ini dimana selama 3 tahun lebih tidak ada proyek besar yang dikerjakan di Malaka selain Puspem yang banyak menguras APBD Kabupaten Malaka,” ungkap Marius Boko, disambut tepukan tangan riuh dari ribuan masyarakat yang hadir.

Juga dikatakan bahwa jalan nasional dari Nurobo menuju simpang Uabau, jalan propinsi dari Teun ke Boas, ruang IGD semua dikerjakan jaman pemerintahan SBS.

Selesai berorasi media mencoba mengkonfirmasi terkait Perpustakaan dan RS Pratama Wewiku dengan tegas Marius mengatakan bahwa Gedung perpustakaan ketika dia dilantik sebagai anggota DPRD itu sudah dilelang dan gagal entah masalahnya apa kecuali meubelairnya saja yg berhasil dilelang tapi juga bermasalah ketika mau dibayar dengan alasan masih satu paket dengan gedungnya.

“Pada tahun 2021 permintaan dari Pak Yan Bria ke komisi satu waktu itu bahwa perlu ditambahkan anggaran agar mereka bisa mengajukan lagi ke pusat untuk mengajukan proposal ke pusat agar bisa diakomodir lagi pekerjaan Gedung perpustakaan di Malaka dan itu sudah terealisir. Lalu RS Pratama Wewiku diperjuangkan oleh Bapak Melki Lakalena yang sekarang adalah calon gubernur dimana lokasi awal di Kecamatan Sasitamean dan entah kenapa dipindah lokasinya di Wewiku,” kata Marius Boko tegas.

Oleh karena itu, kata Marius Boko, pilih SBS – HMS untuk bupati dan wakil bupatinya sedangkan Gubernur dan wakilnya pilihlah Melki – Johni. ***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version