RAEBESINEWS.COM – Menjelang pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran (SBS) mengajak masyarakat untuk mengambil bagian aktif dalam menyiapkan bahan baku pangan secara mandiri di daerah.
Program MBG yang diinisiasi pemerintah pusat bertujuan untuk menjamin pemenuhan gizi anak-anak sekolah secara merata di seluruh Indonesia.
Namun, menurut SBS, keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesiapan setiap daerah dalam menyediakan pasokan bahan pangan lokal.
Baca Juga: Sosialisasi Wajib Belajar 1 Tahun Pra Sekolah di Kobalima Timur: Komitmen Bersama Menuju Generasi Emas Malaka
“Kita tidak bisa ambil dari daerah lain. Semua daerah juga menjalankan program ini, maka kita harus menyiapkan bahan baku sendiri,” tegas SBS dalam sebuah pertemuan dengan para pejabat OPD, kepala desa, dan tokoh masyarakat.
Beberapa jenis bahan pangan yang disebut penting untuk diproduksi di daerah antara lain ikan air tawar, sayur-mayur, telur, ayam, dan komoditas bergizi lainnya.
SBS mengingatkan bahwa program MBG bukan hanya soal makanan gratis, melainkan juga tentang membangun kemandirian pangan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Baca Juga: Kasus Penghinaan Terhadap Penyandang Disabilitas di Malaka Berakhir Damai, Pelaku Menangis dan Minta Maaf
Meski anggaran pelaksanaan MBG ditanggung oleh pemerintah pusat, SBS menyebut peran pemerintah daerah sangat penting dalam memfasilitasi dan mempersiapkan ekosistem pendukung, termasuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan peternakan.
“Daerah harus menyiapkan segala sesuatu yang menunjang pelaksanaan program. Kita siapkan alsintan, dan masyarakat kita dorong agar siap bertani untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal,” ujar SBS.
Pemkab Malaka, lanjutnya, terus menggencarkan berbagai program di sektor pertanian dengan penyediaan alat mesin pertanian, bantuan bibit unggul, serta pelatihan teknis bagi petani dan peternak.
Baca Juga: Ketika Laut, Hujan dan Matahari Tunduk kepada SBS: Pemimpin yang Direstui Leluhur Rai Malaka
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan dan kualitas bahan pangan di tingkat lokal, sekaligus membuka peluang usaha baru di pedesaan.
Program MBG sendiri diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak sekolah, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di desa dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan semangat gotong royong, Bupati SBS optimistis bahwa masyarakat Malaka mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam menyambut program strategis nasional ini.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
