Prabowo Jadikan Hari Santri Momentum Penguatan Pendidikan Keagamaan

IMG 20251026 WA0003 1387524064

RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadikan peringatan Hari Santri Nasional 1447 Hijriah sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan di Tanah Air.

Dalam sambutannya yang disampaikan melalui video resmi Sekretariat Presiden, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah merestui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama.

Langkah tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam melindungi dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Hadiri KTT ASEAN, Presiden Prabowo Bertolak ke Kuala Lumpur

“Saya telah merestui usulan dibentuknya Direktorat Jenderal Pesantren. Ini menunjukkan prioritas strategis pemerintah untuk semakin memperhatikan, melindungi, memperkuat, dan meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren,” ujar Prabowo, Sabtu (25/10).

Dalam pesannya, Presiden juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri, santriwati, kiai, nyai, dan keluarga besar pondok pesantren di Indonesia.

“Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, menyampaikan Selamat Hari Santri Nasional Tahun 1447 Hijriah. Di Hari Santri ini, kita mengenang semangat juang para santri yang dengan ilmu, iman, takwa, dan cinta tanah air turut merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga: Ternyata Prabowo dan Lula Punya Bulan Ulang Tahun yang Sama, Ini Candaan Mereka di Istana

Prabowo turut mengingatkan bahwa kontribusi para santri dalam sejarah bangsa sangat besar, terutama melalui Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang dipelopori KH Hasyim Asy’ari.

Menurutnya, semangat jihad itu tetap relevan hingga kini, yakni menjaga keutuhan bangsa dengan ilmu dan keimanan.

“Kita tidak boleh lupa, Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 merupakan tonggak penting dalam sejarah bangsa, sebuah perjalanan menuju Indonesia merdeka yang berdaulat dan bermartabat,” kata Prabowo.

Baca Juga: Temui Prabowo, Presiden Afrika Selatan Kenang Peran Indonesia di Balik Runtuhnya Apartheid

Lebih lanjut, Prabowo menilai tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia,” mencerminkan tekad santri masa kini untuk terus berkontribusi pada kemajuan bangsa.

 

Ia menegaskan bahwa santri modern harus mampu menjadi bagian dari kemajuan global tanpa kehilangan akar nilai keislaman dan keindonesiaan.

“Saya percaya, santri hari ini bukan hanya penjaga moral bangsa, tetapi juga pelopor kemajuan menguasai ilmu agama dan ilmu dunia, berakhlak, serta berdaya saing,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo dan Ramaphosa Hidupkan Semangat Afrika di Istana Lewat Seruan “Amandla–Awethu!”

Menutup pesannya, Presiden mengajak seluruh santri untuk meneguhkan tekad mengawal kemerdekaan menuju peradaban yang berkeadilan, berakhlak, dan bermartabat.

“Sekali lagi, Selamat Hari Santri Nasional 1447 Hijriah. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan meridai para santri, santriwati, kiai, nyai, dan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version