RAEBESINEWS.COM – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran (SBS), kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemerintahan yang bersih dan transparan.
Menyikapi audit menyeluruh yang saat ini tengah dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Malaka di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan desa-desa, SBS mengajak semua pihak untuk tenang dan tidak panik.
“Mengapa takut dengan audit? Ya gunakan uang negara, uang daerah, uang desa pasti diaudit. Tidak perlu ribut-ribut, enjoy saja. Kan itu janji kampanye SBS-HMS pada tahun 2024. Tidak perlu kaget dan panik,” tegas SBS kepada wartawan, Selasa (10/6/2025).
Baca Juga: Mulut Besar, Kerja Nol: Ketua JAS SN FBN Ketahuan Sebar Hoaks Soal Pertanian di Malaka
Audit menyeluruh ini merupakan langkah konkret SBS-HMS dalam menegakkan prinsip akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan.
Bupati SBS menyebut bahwa audit adalah bagian dari sistem pengawasan demokratis yang harus dijalani oleh setiap penyelenggara negara, termasuk kepala dinas, camat, hingga kepala desa.
“Kalau dari awal kita bekerja jujur dan sesuai aturan, tidak ada yang perlu ditakutkan. Audit itu bukan ancaman, tapi alat untuk memperbaiki diri,” tambahnya.
Audit Menyeluruh: Komitmen Bukan Sekadar Retorika
Inspektorat Kabupaten Malaka saat ini tengah mengaudit seluruh OPD dan desa secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan APBD hingga Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Tim Inspektorat bekerja berdasarkan arahan langsung dari SBS-HMS, untuk memastikan tidak ada penyelewengan anggaran di semua tingkatan birokrasi.
Baca Juga: SBS-HMS: Kami Diutus Untuk Urus Rakyat, Bukan Kantor
Menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Malaka, audit ini merupakan bagian dari agenda rutin tahunan yang tahun ini diperkuat oleh instruksi langsung dari pimpinan daerah.
“Kami bergerak atas perintah Bupati dan Wakil Bupati. Ini bukan untuk mencari-cari kesalahan, tapi untuk memastikan bahwa semua berjalan sesuai koridor hukum,” ujar seorang pejabat Inspektorat yang enggan disebutkan namanya.
Pesan Moral untuk Pejabat dan Aparat Desa
Pernyataan SBS ini sekaligus menjadi sinyal tegas kepada seluruh pejabat dan aparat desa agar tidak bermain-main dengan keuangan negara. Di sisi lain, masyarakat juga diajak untuk aktif mengawasi penggunaan dana publik di lingkungan masing-masing.
Seorang tokoh masyarakat dari Malaka Tengah Yosef Seran, menilai langkah ini sebagai bentuk pembuktian nyata dari janji kampanye SBS-HMS.
“Ini bukan sekadar retorika politik. Audit menyeluruh adalah cara paling objektif untuk membenahi birokrasi. SBS sedang menunjukkan bahwa kepemimpinan itu soal integritas, bukan popularitas,” ujarnya.
Audit Tak Seharusnya Ditakuti
Dalam konteks pengelolaan pemerintahan modern, audit adalah hal biasa yang justru harus didukung. SBS ingin menghapus stigma bahwa audit adalah tindakan represif. Sebaliknya, ia menempatkannya sebagai ruang introspeksi dan perbaikan.
Baca Juga: Viktor Laiskodat Puji Bupati SBS: Pemimpin Hebat Itu Melangkah dengan Riset dan Ilmu Pengetahuan
“Kalau takut audit, berarti ada yang disembunyikan. Tapi kalau kerja kita lurus, kenapa harus panik?” tandasnya.
Dengan audit menyeluruh yang kini tengah berjalan dan pesan moral yang kuat dari pucuk pimpinan daerah, Kabupaten Malaka menunjukkan langkah maju menuju tata kelola yang lebih transparan, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
