RaebesiNews.com – Kepedulian Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), terhadap aktivitas ekonomi masyarakat kembali diwujudkan melalui dukungan kepada kelompok-kelompok perempuan penenun di desa.
HMS memberikan bantuan benang tenun kepada lima kelompok ibu-ibu penenun, terdiri dari tiga kelompok di Desa Weoe dan dua kelompok di Desa Badarai.
Bantuan tersebut diberikan menggunakan uang pribadi HMS sebagai bentuk kepedulian terhadap kegiatan ekonomi rumah tangga keluarga, khususnya para ibu yang memanfaatkan keterampilan menenun sebagai salah satu sumber penghasilan.
HMS menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat yang terus berusaha mengembangkan kegiatan ekonomi dari rumah.
“Ini sebagai bentuk peduli terhadap kegiatan ekonomi rumah tangga keluarga,” ujar HMS.
Menurut HMS, kegiatan menenun yang dilakukan para ibu memiliki nilai penting. Selain menjadi bagian dari budaya dan warisan leluhur masyarakat Malaka, aktivitas tersebut juga dapat menjadi kegiatan produktif yang membantu menopang kebutuhan ekonomi keluarga.
Dengan adanya bantuan benang, para ibu penenun diharapkan dapat lebih leluasa menjalankan aktivitas produksi. Benang yang tersedia dapat diolah menjadi kain tenun yang kemudian memiliki nilai jual dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.
Wajah Bahagia Para Penenun
Kebahagiaan terlihat jelas dari wajah para ibu penerima bantuan. Mereka tampak antusias dan senang ketika menerima benang yang diberikan HMS.
Bagi mereka, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian bahan tenun, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan terhadap usaha yang selama ini mereka jalankan.
Para ibu penenun pun diharapkan semakin bersemangat untuk menghasilkan kain-kain tenun khas Malaka dengan kualitas yang baik.
Dukungan terhadap kelompok tenun juga dinilai penting karena pemberdayaan ekonomi keluarga dapat dimulai dari aktivitas produktif yang dilakukan masyarakat di tingkat rumah tangga.
Benang yang diberikan hari ini diharapkan dapat berubah menjadi kain tenun bernilai ekonomi, sekaligus menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga para penenun.
Melestarikan Budaya, Menguatkan Ekonomi Keluarga
Kegiatan menenun memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat Malaka. Selain mempertahankan identitas budaya, kain tenun juga mempunyai potensi ekonomi apabila terus dikembangkan dan dipasarkan dengan baik.
Karena itu, perhatian terhadap kelompok-kelompok penenun tidak hanya berarti menjaga tradisi, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk terus produktif.
Melalui bantuan tersebut, HMS menunjukkan dukungan terhadap semangat para ibu penenun di Desa Weoe dan Desa Badarai agar tetap berkarya dari rumah.
Harapannya, kegiatan menenun semakin berkembang, pendapatan keluarga meningkat, dan warisan budaya tenun Malaka tetap terjaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
