RAEBESINEWS.COM – Stadion Bola Kaki Raihenek di Desa Rainawe, Kecamatan Kobalima, kembali menggeliat.
Pada Jumat pagi yang cerah, Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, memimpin langsung kerja bakti besar-besaran untuk membersihkan stadion yang selama ini tertutup semak belukar.
Kerja bakti tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat dari delapan desa di Kecamatan Kobalima.
Tidak hanya warga, tetapi juga aparatur kecamatan, tenaga kesehatan dari Puskesmas Namfalus, dan para pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka turut ambil bagian.
Baca Juga: Kades Fahiluka Pimpin Aksi Bersih Jalan: Wujud Nyata Komitmen untuk Desa Wisata
Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang telah lama mengakar dalam kehidupan masyarakat Malaka.
“Beberapa hari lalu saya datang ke sini bersama orang Kementerian PUPR. Mirisnya, banyak belukar yang tumbuh hampir menutupi seluruh lapangan ini. Kalau dibiarkan, stadion kebanggaan kita bisa hilang ditelan semak.
Oleh karena itu, hari ini saya pimpin masyarakat Kobalima untuk kerja bakti membersihkan Stadion Raihenek,” ujar Henri Melki Simu dalam arahannya.
Stadion yang dulunya menjadi pusat kegiatan olahraga dan turnamen sepak bola lokal ini kini sedang diperjuangkan agar kembali hidup.
Baca Juga: Penjabat Kades Umakatahan Pimpin Kerja Bakti Massal, Warga Antusias Sambut Instruksi Bupati Malaka
Meski belum ada anggaran khusus dari pusat maupun provinsi, inisiatif kerja bakti ini dianggap sebagai langkah awal untuk menunjukkan keseriusan dan kepedulian warga terhadap fasilitas publik.
Henri menegaskan bahwa gerakan ini bukan semata kegiatan fisik, tetapi juga bentuk komitmen moral terhadap kemajuan daerah.
“Kita ingin tunjukkan bahwa masyarakat Malaka punya semangat dan kehendak untuk bangkit. Kalau kita bisa merawat stadion ini bersama, kita layak mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat,” tegasnya.
Baca Juga: Pemdes Wehali Gencar Bersihkan Dua Pasar di Kota Betun: Beiabuk dan Pasar Mingguan Jadi Fokus
Warga yang hadir tampak antusias membawa peralatan kebun, mesin potong rumput, dan alat pembersih lainnya.
Dari anak-anak muda hingga orang tua, semua bekerja bahu-membahu membersihkan rumput liar, memangkas semak, dan merapikan lingkungan stadion.
Seorang tokoh pemuda dari Kobalima menyampaikan harapannya agar stadion ini kembali menjadi pusat kegiatan olahraga seperti dahulu.
“Dulu sore-sore stadion ini selalu ramai anak-anak latihan bola. Kami rindu suasana itu. Semoga kerja bakti ini jadi awal kebangkitan kembali olahraga di Kobalima,” ujarnya.
Baca Juga: Jaga Wajah Kota Kabupaten, Kades Wehali Pimpin Langsung Aksi Bersih Jalan Setiap Jumat
Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malaka menyatakan akan melakukan tinjauan lebih lanjut terhadap kondisi stadion dan mempertimbangkan langkah-langkah perawatan jangka panjang.
Usulan agar Stadion Raihenek masuk dalam prioritas revitalisasi sarana olahraga daerah tahun 2025 juga mulai mengemuka dari kalangan masyarakat.
Baca Juga: Pemkab Malaka Dorong Ekonomi Desa Lewat Koperasi Merah Putih, Warga Desa Weoe Sambut Antusias
Langkah Henri Melki Simu yang turun langsung ke lapangan dinilai sebagai contoh kepemimpinan yang merakyat dan responsif.
Di tengah keterbatasan, ia memilih untuk tidak menunggu, melainkan memulai dengan tangan sendiri, bersama rakyatnya.
Hari itu, bukan hanya semak yang dibersihkan. Harapan pun kembali tumbuh, seiring suara mesin rumput dan tawa anak-anak yang mulai bermain bola di lapangan yang kini terbuka kembali.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
