RAEBESINEWS.COM – Komitmen membangun infrastruktur yang berdampak jangka panjang kembali ditunjukkan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran. Di tengah musim hujan yang kerap menghambat pekerjaan fisik, ia tetap turun langsung meninjau progres pembangunan Jembatan Gantung Numbei di Desa Kakaniuk, Kecamatan Malaka Tengah, Rabu (18/03/2026).
Kunjungan itu bukan sekadar seremonial. Di lokasi proyek, Bupati yang akrab disapa SBS itu menyaksikan langsung perkembangan pekerjaan yang terus berjalan, sekaligus memastikan bahwa pembangunan tetap berada di jalur yang tepat, baik dari sisi waktu maupun kualitas.
Di hadapan para pekerja dan jajaran teknis, SBS mengaku merasa puas dengan progres pembangunan jembatan yang dinilainya berjalan lancar, meskipun cuaca tidak selalu bersahabat. Baginya, pembangunan infrastruktur bukan hanya soal menyelesaikan proyek, tetapi tentang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pekerjaan ini tetap berjalan baik walaupun kita berada di musim hujan. Ini menunjukkan komitmen kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Malaka, Lorens Haba, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Numbei ditargetkan rampung pada Mei 2026. Ia memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan agar pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
“Kalau tidak ada kendala berarti, jembatan ini bisa selesai sesuai target pada bulan Mei,” jelasnya.
Lebih jauh, SBS memberikan penegasan keras kepada pihak kontraktor agar tidak sekadar mengejar penyelesaian proyek, tetapi benar-benar memperhatikan kualitas konstruksi. Ia tidak ingin jembatan ini menjadi proyek biasa yang cepat selesai namun cepat pula rusak.
Baginya, Jembatan Gantung Numbei adalah simbol pengabdian, sebuah warisan yang akan dikenang oleh generasi mendatang.
“Saya hanya ingin buat sejarah untuk anak cucu Malaka. Bilamana Tuhan panggil saya nanti, nama saya disebut, oh, ini jembatan gantung Numbei dibuat pada zaman bai Dokter jadi Bupati Malaka dan Bai HMS jadi Wakil Bupati Malaka,” ungkap SBS dengan nada penuh harap.
Pernyataan itu menggambarkan visi kepemimpinan yang melampaui masa jabatan. Infrastruktur, dalam pandangan SBS, adalah jejak peradaban, penanda bahwa sebuah generasi pernah bekerja keras untuk masa depan yang lebih baik.
Jembatan Gantung Numbei sendiri memiliki peran strategis dalam membuka akses antarwilayah di Kecamatan Malaka Tengah. Selama ini, masyarakat setempat kerap menghadapi kesulitan mobilitas, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat.
Dengan hadirnya jembatan ini, diharapkan konektivitas warga semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat tumbuh lebih cepat.
Di balik dentingan besi dan ayunan kabel jembatan yang perlahan terbentuk, tersimpan harapan besar masyarakat. Dan di sana pula, seorang pemimpin sedang menanam jejaknya, bukan sekadar untuk hari ini, tetapi untuk dikenang esok hari.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
