RaebesiNews.com – Terhitung sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Jakarta pada 20 Februari lalu, Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS sudah 2 bulan memimpin Kabupaten Malaka.
Pemerintahan SBS HMS juga mulai berbenah dan sementara bekerja untuk mewujudkan janji kampanye yang selama ini digaungkan.
Hal pertama yang dilakukan SBS HMS adalah penataan birokrasi yang kompak dan kuat.
Beberapa waktu lalu, publik Malaka dihebohkan dengan pergantian atau mutasi para pejabat fungsional dan pejabat eselon di lingkup Pemkab Kabupaten Malaka.
Menariknya, Bupati SBS memberi peran kepada wakilnya Henri Melki Simu dalam beberapa kegiatan mutasi.
Selasa 25 Maret 2025, Pemerintah Kabupaten Malaka melakukan Serah Terima Jabatan ( Sertijab) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka di Kantor Bupati Malaka.
Serah terima jabatan itu berdasarkan Surat Keputusan Bupati Malaka yang memberhentikan Kadis Pendidikan Yanuarius Boko yang mana ditanda tangani oleh wakil bupati Malaka, Henri Melki Simu.
Alasan diberhentikannya Kadis Pendidikan dan Kabudayaan Malaka karena diduga selingkuh.
Hal itu berdasarkan laporan resmi suami korban yang diselingkuhi oleh Kadis Pendidikan dan Kabudayaan tersebut.
Atas pertimbangan etika dan norma, Wakil Bupati Malaka berkoordinasi dengan Bupati Malaka agar oknum Kadis Pendidikan dan Kabudayaan Itu diberhentikan sementara.
Tentu, Bupati SBS memberikan mandat penuh kepada wakilnya untuk segera memberhentikan oknum kadis tersebut.
Secara hukum, tindakan yang dibuat Wakil Bupati Malaka itu sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Bupati Malaka memberikan kuasa penuh kepada Wakil Bupati untuk memberhentikan Kadis Pendidikan dan Kabudayaan. Kuasa itu bisa secara lisan dan tertulis,” kata kuasa hukum Petrus Kabosu, SH.
Bukan hanya itu saja, dalam setiap kegiatan pemerintahan, Bupati SBS sering memberikan kesempatan kepada Henri Melki Simu.
Di Pantai Motadikin, 12 April 2025, SBS memberikan mandat kepada Wakil Bupati Malaka untuk melantik 11 ASN menjadi penjabat desa.
Pemandangan ini sangat menunjukkan kekompakkan SBS HMS yang makin kuat dan solid. SBS secara tidak langsung mau menyampaikan kepada publik bahwa antara dirinya dan HMS selalu kompak dan saling menopang dalam memimpin Kabupaten Malaka.
Selepas itu, kejadian yang sama juga di Pantai Cemara Abudenok, Malaka Barat.
Wakil Bupati Malaka melantik 2 penjabat Kades yakni Desa Umakatahan dan Maktihan, 22 April 2025.
SBS sesungguhnya adalah sosok yang tidak egois dan murah hati. Terlepas dari tutur katanya yang cukup keras, namun sesungguhnya SBS mencintai rakyat Malaka dengan hati yang tulus.
Bupati SBS dan Wakil Bupati HMS sebelumnya dinilai akan pecah kongsi karena memiliki watak yang sama – sama keras.
Namun rentetan peran yang diberikan oleh Bupati SBS kepada HMS seolah membantah tuduhan dan prediksi liar para barisan sakit hati itu.
“Kami tidak akan berkelahi. Kami mau urus rakyat Malaka. Kalau orang yang berkelahi itu karena baku rampas. Untuk SBS dan HMS tidak akan terjadi. Kami sudah sepakat dan punya komitmen bangun Rai Malaka. Ingat, SBS HMS tidak akan terganggu sedikitpun dengan segala upaya yang dilakukan untuk mengganggu kami,” ungkap SBS dalam setiap kesempatan. ***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
