Daerah  

Pemkab Malaka dan Satgas Pamtas Bergandengan Tangan, Hadirkan Rumah Layak untuk Janda Lansia di Perbatasan

Reporter : Frido Umrisu RaebesiEditor: Redaksi
Screenshot 20260408 204342 Gallery
Pemkab Malaka dan Satgas Pamtas Bergandengan Tangan, Hadirkan Rumah Layak untuk Janda Lansia di Perbatasan

RaebesiNews.com – Kepedulian terhadap warga paling rentan kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Malaka. Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu, turun langsung bersama jajaran Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Motamasin meninjau pembangunan rumah bagi para janda lansia di wilayah perbatasan, Rabu (8/4/2026).

Didampingi Komandan Kompi 3 Sektor Timur, Kapten Arm Rosy Pujiantoro, rombongan menyusuri sejumlah titik di Kecamatan Wewiku untuk memastikan kondisi rumah-rumah yang sebelumnya dibangun atas inisiatif Wakil Bupati bersama para kepala desa. Peninjauan ini menjadi langkah penting untuk melanjutkan pembangunan agar rumah-rumah tersebut benar-benar layak huni.

Di tengah keterbatasan yang dihadapi para janda lansia, kehadiran pemerintah dan aparat negara menjadi harapan baru. Tidak sekadar meninjau, kolaborasi ini juga menegaskan komitmen kuat untuk mempercepat proses pembangunan dengan standar kualitas yang memadai.

Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain rumah milik Maria Bano di Dusun Haliboho, Desa Weoe, serta rumah Clara Tsu dan Yasinta Tano di Dusun Wekbelar A, Desa Seserai. Di tempat-tempat sederhana itulah, semangat gotong royong dan kepedulian sosial menemukan wujud nyata.

Program rumah layak huni ini menjadi bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Malaka dalam memberikan perlindungan sosial bagi kelompok rentan, khususnya lansia yang hidup sendiri dalam kondisi ekonomi terbatas. Sinergi dengan Satgas Pamtas diharapkan mampu mempercepat pembangunan sekaligus memastikan hasilnya benar-benar aman, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

Dalam kesempatan itu, HMS menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Satgas Pamtas yang turut membantu tenaga tukang dalam proses pembangunan.

“Terima kasih untuk Pak Danki yang sudah bersedia membantu tenaga tukang bangun rumah untuk masyarakat Malaka yang kurang mampu. Niat tulus selalu diberkati dan dipermudahkan Tuhan. Orang baik pasti selalu ketemu orang baik,” ungkapnya.

Langkah kolaboratif ini tidak hanya membangun rumah secara fisik, tetapi juga menegaskan bahwa negara hadir hingga ke batas terluar, menjangkau mereka yang sering luput dari perhatian, dan menghadirkan harapan di beranda perbatasan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version