Daerah  

KKP Lakukan Survei Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kletek Umatoos, Abudenok, dan Weoe

Screenshot 2025 12 14 18 09 29 94 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817 3083074834

RaebesiNews.com – Komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sektor kelautan dan perikanan di wilayah perbatasan terus diwujudkan secara nyata. Hal ini ditandai dengan kehadiran Tim Surveyor dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang melakukan survei lapangan dalam rangka rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kletek Umatoos/Abudenok dan Weoe, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur.

Survei ini merupakan tahapan awal yang sangat penting sebelum program strategis tersebut direalisasikan. Tim KKP meninjau langsung kondisi wilayah pesisir, potensi sumber daya kelautan dan perikanan, kesiapan lahan, serta infrastruktur penunjang yang ada. Selain itu, aspek sosial dan ekonomi masyarakat nelayan juga menjadi perhatian utama agar pembangunan yang direncanakan benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, Tim Surveyor KKP didampingi oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malaka serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa Umatoos. Pendampingan ini menunjukkan adanya koordinasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dalam menyukseskan program nasional yang berpihak pada nelayan.

Plh. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malaka menyampaikan bahwa Kabupaten Malaka memiliki potensi kelautan yang besar, terutama di wilayah pesisir selatan. Oleh karena itu, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat pesisir. “Survei ini penting agar seluruh perencanaan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Desa Umatoos menyambut baik kehadiran Tim KKP di wilayahnya. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat merupakan harapan besar bagi masyarakat nelayan yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan, baik dari sisi sarana penangkapan, pengolahan hasil perikanan, maupun akses pasar. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan membawa perubahan nyata bagi desa,” katanya.

Program Kampung Nelayan Merah Putih dirancang sebagai kawasan nelayan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kapasitas nelayan, penguatan kelembagaan, penyediaan fasilitas pendukung perikanan, hingga pengembangan usaha berbasis hasil laut. Melalui pendekatan ini, nelayan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus nilai tambah hasil tangkapan.

Bagi masyarakat pesisir di Kletek Umatoos, Abudenok, dan Weoe, Kabupaten Malaka, rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih disambut dengan antusias. Mereka berharap ke depan dapat menikmati fasilitas yang lebih memadai, seperti tempat pendaratan ikan yang layak, sarana penyimpanan dingin, serta pendampingan usaha perikanan yang berkelanjutan.

Hasil survei yang dilakukan Tim KKP ini selanjutnya akan menjadi bahan kajian dalam penyusunan perencanaan teknis dan penentuan tahapan pembangunan. Dengan dukungan semua pihak, Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Malaka diharapkan dapat menjadi contoh pembangunan kawasan pesisir yang terintegrasi, berdaya saing, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan secara berkelanjutan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini

+ Gabung

Exit mobile version