DPRD Malaka Bahas Pengembangan Ekonomi Perbatasan Bersama Senator DPD RI Angelius Wake Kako

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
IMG-20260804-WA0034(1)
DPRD Malaka Bahas Pengembangan Ekonomi Perbatasan Bersama Senator DPD RI Angelius Wake Kako

RaebesiNews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malaka menggelar diskusi bersama Angelius Wake Kako, Wakil Ketua Komite II DPD RI, guna membahas strategi pengembangan ekonomi kawasan perbatasan.

Diskusi tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury.

Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai potensi unggulan Kabupaten Malaka sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Timor-Leste serta memiliki wilayah laut yang menghadap ke Australia. Posisi strategis tersebut dinilai menjadi modal besar dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat jika didukung oleh infrastruktur dan kebijakan yang tepat.

Ketua DPRD Adrianus Bria Seran menegaskan bahwa Malaka memiliki tiga sektor unggulan yang layak menjadi prioritas pembangunan, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan. Ketiga sektor tersebut didukung oleh lahan pertanian yang luas, kawasan yang cocok untuk pengembangan peternakan sapi, serta potensi sumber daya kelautan yang melimpah.

Selain itu, potensi garam di Kabupaten Malaka juga dinilai sangat menjanjikan. Komoditas tersebut dapat dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan pemerintah daerah sebagai fasilitator, bahkan berpotensi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dalam diskusi juga mengemuka pentingnya pembangunan pelabuhan sebagai infrastruktur strategis yang mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, peternakan, perikanan, maupun garam ke pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury, mengatakan pembangunan kawasan perbatasan harus dilakukan secara terintegrasi dengan memperhatikan potensi lokal yang dimiliki daerah.

“Malaka memiliki letak geografis yang sangat strategis. Karena itu, sudah saatnya potensi pertanian, peternakan, perikanan, hingga garam dikembangkan secara serius dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Kehadiran pelabuhan akan menjadi pintu masuk bagi peningkatan investasi, perdagangan, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ronaldo.

Ia menambahkan, DPRD Kabupaten Malaka berkomitmen mengawal berbagai usulan strategis agar dapat diperjuangkan bersama pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun DPD RI.

“Sebagai daerah perbatasan, Malaka tidak boleh hanya menjadi wilayah lintasan. Malaka harus tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Nusa Tenggara Timur yang mampu memanfaatkan kedekatannya dengan Timor-Leste dan Australia,” tegasnya.

Senator DPD RI Angelius Wake Kako menyambut baik berbagai gagasan yang disampaikan DPRD Kabupaten Malaka. Menurutnya, posisi Malaka sebagai wilayah perbatasan memiliki nilai strategis sehingga perlu mendapat perhatian pemerintah pusat, terutama dalam pembangunan infrastruktur yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

Melalui diskusi tersebut, DPRD Kabupaten Malaka berharap terbangun sinergi yang kuat dengan DPD RI dalam memperjuangkan berbagai program strategis bagi pembangunan kawasan perbatasan sehingga potensi besar yang dimiliki Kabupaten Malaka dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version