Dalam semangat perdamaian Natal, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran (SBS), menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk melupakan sekat politik dan bersatu membangun kabupaten. Pesan ini disampaikan dalam perayaan Misa Malam Natal di Paroki St. Yohanes Rasul Rafau, Kecamatan Laenmanen, Rabu (24/12/2024).
“Pilkada sudah selesai. Mari kita tinggalkan segala bentuk perbedaan dukungan politik. Mulai sekarang, yang ada hanya satu: rakyat Malaka yang harus kita layani bersama,” ajak Bupati Stefanus didampingi kepala perangkat daerah, camat dan kades.
Ia menegaskan, momentum pasca-pelantikan Kada oleh Presiden RI di Istana Negara 20 Februari 2025 harus menjadi awal babak baru kolaborasi. Pertandingan politik telah usai, dan saatnya semua pihak bergandengan tangan mengurus kepentingan dasar masyarakat.
Sebagai wujud komitmen, Bupati merespons langsung keluhan umat yang disampaikan Pastor Paroki Rafau, Romo Agus, mengenai Jembatan Numponi. “Saya perintahkan Kadis PU dan Kadis BPBD untuk mengawal urusan ini. Jembatan Numponi harus selesai sebelum masa jabatan kami berakhir, tidak ada alasan,” tegasnya. Proses perencanaan telah sampai di pemerintah pusat dan ditargetkan harus terealisasi.
Di luar infrastruktur, Bupati mengungkapkan filosofi kepemimpinannya yang sederhana. “Saya merasa belum pantas menempati kantor dan rumah dinas yang mewah, sementara rakyat masih berjuang dan jalanan berlubang. Pemerintah harus merasakan yang dirasakan rakyat,” ucapnya. Fokusnya kini adalah kerja nyata untuk meninggalkan warisan baik dan mengabdi sepenuhnya bagi kemajuan Malaka.
Editor : Boni Atolan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
