RAEBESINEWS.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso dalam upacara di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/8).
Penghargaan tertinggi negara itu diterima oleh keluarga Hoegeng yang diwakili cucunya, Krisnadi Ramajaya Hoegeng (Rama) bersama sang istri, Sheila R Hoegeng.
Momen penganugerahan berlangsung khidmat. Pembawa acara menegaskan jasa besar Hoegeng sebagai Kapolri periode 1968–1971 yang dikenal bersih, tegas, dan berintegritas dalam menegakkan hukum.
Baca Juga: Prabowo Berlutut Anugerahkan Bintang Jasa Utama untuk Nyak Sandang, Penyumbang Pesawat Pertama RI
“Beliau berjasa sangat luar biasa dalam bidang keamanan dan pelayanan masyarakat melalui kepemimpinan kepolisian yang dikenal bersih dan berintegritas. Penindakan tegas terhadap korupsi, perjudian, dan penyelundupan,” ujar pembawa acara.
Sosok Polisi Jujur
Hoegeng lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 14 Oktober 1921, dan wafat di Jakarta pada 14 Juli 2004. Ia dimakamkan di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Kemang, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: 141 Tokoh Dapat Penghargaan Prabowo, Nama Ilmuwan Dunia dan Komedian Legendaris Jadi Sorotan
Menjabat sebagai Kapolri pada 1968–1971, Hoegeng dikenal sebagai polisi sederhana, jujur, dan berani menolak kompromi terhadap praktik yang melanggar hukum. Publik kerap menyebutnya sebagai “polisi paling jujur di Indonesia.”
Tentang Bintang Republik Indonesia Utama
Bintang Republik Indonesia Utama adalah tanda kehormatan tertinggi negara, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009.
Baca Juga: Dari BNN, BNPT hingga Badan Otorita Pantura, Inilah Daftar Pejabat Baru yang Dilantik Prabowo
Penghargaan ini diberikan kepada tokoh yang dinilai berjasa luar biasa bagi bangsa, memiliki pengabdian besar, serta jasanya diakui luas di tingkat nasional maupun internasional.
Penganugerahan dari Presiden Prabowo menegaskan bahwa nilai perjuangan Hoegeng tetap hidup, sekaligus menjadi teladan lintas generasi bagi bangsa Indonesia.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.





