Betun, RaebesiNews.com – Alih – alih ingin menyerang Stefanus Bria Seran, Simon Nahak dibuat ‘mati kutu’ dihadapan publik Malaka.
Ibarat senjata makan tuan, begini klarifikasi tegas dari Stefanus ketika Simon Nahak menanyakan penggunaan keuangan daerah saat SBS menjabat sebagai bupati Malaka.
“Tadi bapak sempat meneriakkan uang rakyat harus kembali kepada rakyat. Tapi nampaknya fakta membuktikan uang rakyat kita masih pakai untuk sewa-sewa rumah, kita masih sewa-sewa kontrak, sewa-sewa kantor. Tentu menjadi perhatian kita sehingga kedepan kita tidak seperti itu lagi agar apa yang diteriakan benar-benar sesuai kenyataan yang ada,” ujar Simon Nahak tertuju pada paslon nomor 2, Stefanus Bria Seran dan wakilnya Henri Melki Simu.
Dengan senyumnya yang khas, Stefanus Bria Seran nampaknya tidak sedikitpun terganggu dengan pernyataan Simon Nahak.
Stefanus Bria Seran pun dengan tegas menjawab sekaligus memberikan klarifikasi tegas.
Stefanus menjelaskan bahwa soal anggaran untuk sewa rumah jabatan di masanya jauh lebih murah dibandingkan era kepemimpinan Simon Nahak dan Kim Taolin.
“Ketika saya menjadi kepala daerah, uang yang saya gunakan untuk sewa rumah jabatan selama 5 tahun tidak sampai 500 juta. Dan sesuai aturan, rumah itu harus disewa supaya dikuasai oleh negara, sehingga anggaran-anggaran lain yang terkait dengan protokoler kepala daerah itu menjadi sah. Tapi di kepemimpinan anda, belum masuk di rumah jabatan sudah menghabiskan uang 3 miliar. Siapa yang pro rakyat?” kata SBS tegas.
Kata SBS lagi, dirinya sebenarnya tidak mau diskusikan hal ini. Tapi karena sudah dijual maka wajib hukumnya harus dibeli.
“Jadi anda belum masuk rumah jabatan sudah menghabiskan uang 3 miliar. Saya 5 Tahun untuk supaya rumah itu dikuasai oleh negara maka saya habiskan uang itu tidak sampai 500 juta karena saya mencintai rakyat,” ujar SBS lagi dengan tegas.
Pada kesempatan itu, Stefanus Bria Seran juga menyampaikan bahwa dirinya juga selama menjabat sebagai bupati Malaka hanya memakai mobil bekas pejabat Bupati saat itu.
“Saya tidak beli mobil baru. Saya pakai yang lama. Anda baru datang langsung beli mobil baru,” ungkap SBS dengan lantang.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
