RaebesiNews.com – Kabar gembira datang dari arena Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT VII. Kontingen Kabupaten Malaka yang mengirimkan atlet pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) berhasil mengharumkan nama daerah dengan torehan dua medali.
Dua pesilat muda Malaka, yakni Juliardo Duli (Rado) dan Fracisco P. Guntur Pereira (Pangeran) tampil gemilang dalam pertandingan yang mempertemukan para atlet terbaik pelajar dari seluruh NTT.
Juliardo Duli (Rado), siswa SMA St. Ignasius Fahiluka Bolan, berhasil menunjukkan teknik dan mental juara di kelas F, hingga memastikan diri membawa pulang medali.
Sementara itu, Fracisco P. Guntur Pereira (Pangeran) dari SMP Sabar Subur Betun, tak kalah tangguh di kelas C, dan juga sukses menyumbangkan medali bagi kontingen Malaka.
Keberhasilan ini tidak datang begitu saja. Di baliknya ada kerja keras pelatih Emmanuel Xavier Baros dan Anselmus Bau Hani yang selama berbulan-bulan menempa anak-anak muda ini dengan disiplin latihan yang teratur. Keduanya menekankan bahwa prestasi hanya bisa diraih lewat semangat, ketekunan, dan pengorbanan.
Malaka Bukti Bisa Bersaing
Capaian dua medali ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Malaka mampu bersaing di bidang olahraga, meskipun sebagai daerah baru, tantangan sarana dan fasilitas masih terus dibenahi. Tetapi semangat juang atlet muda ini menjadi modal berharga bagi Malaka untuk menatap masa depan olahraga yang lebih cerah.
Para orang tua, guru, serta komunitas pencak silat di Malaka juga memberikan dukungan penuh. Sorak dan doa mereka menyertai langkah para pesilat muda di arena pertandingan. Kebersamaan inilah yang menjadikan prestasi ini terasa semakin istimewa.
Sejalan dengan Program SBS–HMS
Di balik gemerlap prestasi ini, ada satu hal yang tidak bisa diabaikan: perhatian serius Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS).
Sejak awal dilantik, pasangan SBS–HMS menegaskan bahwa pengembangan olahraga berprestasi menjadi salah satu program prioritas. Pemerintah tidak hanya memandang olahraga sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana membangun generasi muda yang sehat, tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.
“Kami bangga dengan perjuangan anak-anak Malaka di ajang POPDA ini. Pemerintah akan terus mendukung setiap talenta muda agar bisa tampil percaya diri dan membawa nama harum Malaka di kancah yang lebih luas,” ujar Wabup Henri Melki Simu, yang selama ini dikenal dekat dengan komunitas olahraga.
Harapan untuk Masa Depan
Prestasi PSHT Malaka di POPDA VII diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda lainnya di Malaka. Tidak hanya di pencak silat, tetapi juga di cabang olahraga lain.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, sekolah, dan komunitas olahraga, Malaka diyakini mampu melahirkan generasi atlet yang bisa mengangkat nama daerah bahkan hingga level nasional.
Kini, dua medali yang dipersembahkan Rado dan Pangeran bukan hanya sekadar angka di papan perolehan. Lebih dari itu, mereka adalah simbol kebangkitan olahraga Malaka, sekaligus tanda bahwa semangat muda di Bumi Rai Malaka terus menyala.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp NTT Terkini
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
