RaebesiNews.com – Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Malaka. Tidak hanya memberikan arahan dan dukungan kepada para petani, HMS juga turun langsung memproduksi pupuk organik bokashi untuk digunakan di lahan pertaniannya.
Di sela-sela kesibukannya sebagai Wakil Bupati, HMS yang dikenal gemar bertani dan beternak menyempatkan waktu untuk membuat sendiri pupuk bokashi. Pupuk organik hasil fermentasi tersebut nantinya akan diaplikasikan pada kebun hortikultura miliknya sebagai upaya meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menghasilkan tanaman yang lebih sehat dan produktif.
Bokashi merupakan pupuk organik yang dibuat melalui proses fermentasi bahan-bahan alami seperti kotoran ternak, jerami, sekam padi, dedak, dan bahan organik lainnya dengan bantuan mikroorganisme. Selain ramah lingkungan, pupuk ini mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan aktivitas mikroba, serta menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
Bagi HMS, penggunaan pupuk organik bukan hanya soal meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kualitas tanah agar tetap subur dalam jangka panjang. Karena itu, ia ingin mengajak para petani di Kabupaten Malaka mulai memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar mereka untuk menghasilkan pupuk berkualitas dengan biaya yang lebih murah.
“Kalau bahan bakunya tersedia, kenapa kita harus bergantung sepenuhnya pada pupuk yang harganya terus naik. Bokashi bisa kita buat sendiri dan manfaatnya sangat baik bagi tanah maupun tanaman,” ungkap HMS.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Malaka akan terus mendorong lahirnya petani-petani mandiri yang mampu memproduksi pupuk organik secara swadaya. Menurutnya, langkah tersebut dapat menekan biaya produksi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Tidak hanya itu, HMS membuka diri untuk membantu masyarakat maupun kelompok tani di Kabupaten Malaka yang ingin belajar membuat pupuk bokashi. Ia siap berbagi pengetahuan dan pengalaman agar semakin banyak petani yang mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri.
“Silakan datang. Kalau ada kelompok tani yang ingin belajar membuat pupuk bokashi, saya siap membantu. Harapan saya, semakin banyak petani di Malaka yang memanfaatkan pupuk organik sehingga biaya produksi berkurang, hasil panen meningkat, dan tanah kita tetap subur,” pesannya.
Langkah yang dilakukan Wakil Bupati Malaka ini menjadi contoh nyata bahwa membangun sektor pertanian tidak cukup hanya dengan kebijakan, tetapi juga melalui aksi langsung di lapangan. Dengan memberi teladan, HMS berharap semangat bertani dan berinovasi terus tumbuh di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, demi mewujudkan Malaka sebagai daerah yang mandiri dan maju di sektor pertanian.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
