Program Kesehatan SBS-HMS Makin Diperkuat, RSUPP Betun Terima Bantuan Alkes 2026

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
file_0000000061788207b85c65fcd14b5934
RSUPP Program Kesehatan SBS-HMS Makin Diperkuat, RSUPP Betun Terima Bantuan Alkes 2026

RaebesiNews.com – Program penguatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) mendapat dukungan melalui bantuan sarana, prasarana dan alat kesehatan Tahun Anggaran 2026 untuk Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun.

Dukungan tersebut tercantum dalam Keputusan Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Nomor HK.02.02/D/1587/2026 tentang Lokus Rumah Sakit Milik Pemerintah Daerah Penerima Bantuan Pemerintah untuk Pemenuhan Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan Tahun Anggaran 2026 dalam rangka Pengembangan Pelayanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak.

Dokumen tersebut menjadi dasar penetapan rumah sakit milik pemerintah daerah yang menjadi lokus penerima dukungan pemerintah dalam pengembangan pelayanan kesehatan.

Dalam pertimbangannya, keputusan tersebut juga menyebut pengembangan pelayanan kanker, jantung dan pembuluh darah, stroke, uronefrologi, kesehatan ibu dan anak, respirasi dan tuberkulosis, serta rumah sakit yang terdampak bencana.

Sejumlah Alkes Strategis untuk RSUPP Betun

Berdasarkan daftar Bantuan Alkes 2026 yang mencantumkan RSUPP Betun, sejumlah peralatan medis dialokasikan untuk memperkuat kapasitas pelayanan rumah sakit.

Peralatan tersebut meliputi:

  • 2 unit meja operasi
  • 2 unit mesin anestesi
  • 2 set instrumen general surgery
  • 2 set instrumen sectio
  • 3 unit Electro Surgical Unit
  • 5 unit ventilator
  • 8 unit bed ICU
  • 10 unit patient monitor
  • 9 unit syringe pump
  • 9 unit infuse pump
  • 9 unit suction pump

Dari perspektif pelayanan klinis, keberadaan peralatan tersebut memiliki fungsi penting dalam mendukung tindakan bedah, anestesi, perawatan pasien kritis, monitoring fisiologis serta pemberian terapi secara terkontrol.

Ventilator dan bed ICU, misalnya, merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan pemantauan dan dukungan intensif. Sementara patient monitor membantu tenaga medis memantau kondisi fisiologis pasien secara berkesinambungan.

Syringe pump dan infuse pump mendukung pemberian obat maupun cairan dengan dosis dan kecepatan yang terkontrol sesuai kebutuhan klinis pasien. Sedangkan suction pump digunakan untuk membantu pengeluaran sekret atau cairan dalam tindakan medis tertentu.

Pada pelayanan bedah, meja operasi, mesin anestesi, instrumen general surgery, instrumen sectio dan Electro Surgical Unit dapat memperkuat kesiapan fasilitas dalam melaksanakan tindakan operatif sesuai kompetensi tenaga kesehatan dan standar pelayanan rumah sakit.

Direktur RSUPP Betun: “Hasil Tidak Akan Mengkhianati Proses”

Direktur RSUPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada tim perencanaan RSUPP Betun yang telah berjuang dalam proses perencanaan kebutuhan alat kesehatan.

“Puji Tuhan… Terima kasih atas perjuangan teman2 perencanaan RSUPP Betun… Hasil tidak akan mengkhianati proses… Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai. Galatia 6:9.”

Pernyataan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap proses panjang yang dilakukan tim perencanaan RSUPP Betun dalam memperjuangkan kebutuhan sarana dan alat kesehatan rumah sakit.

Sejalan dengan Program Kesehatan SBS-HMS

Penguatan RSUPP Betun melalui dukungan sarana, prasarana dan alat kesehatan tersebut sejalan dengan komitmen SBS-HMS untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Malaka.

Dalam sistem pelayanan kesehatan modern, peningkatan mutu rumah sakit tidak hanya bergantung pada bangunan dan jumlah tenaga kesehatan. Ketersediaan alat kesehatan yang sesuai kebutuhan, kompetensi tenaga medis, pemeliharaan peralatan, tata kelola pelayanan serta keselamatan pasien merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Karena itu, bantuan Alkes 2026 ini diharapkan bukan hanya menambah jumlah peralatan di RSUPP Betun, tetapi benar-benar meningkatkan kapasitas pelayanan dan keselamatan pasien.

Apalagi RSUPP Betun memiliki posisi strategis sebagai rumah sakit penyangga di wilayah perbatasan. Penguatan fasilitas di rumah sakit ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelayanan bagi masyarakat Malaka, termasuk pasien yang membutuhkan penanganan bedah, anestesi, perawatan intensif maupun pemantauan medis.

Dari Dokumen Pemerintah Menjadi Pelayanan Nyata

Keputusan Dirjen Kesehatan Lanjutan tersebut menunjukkan bahwa penguatan fasilitas kesehatan RSUPP Betun merupakan bagian dari kebijakan pengembangan pelayanan kesehatan pemerintah pada Tahun Anggaran 2026.

Tantangan berikutnya adalah memastikan seluruh bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal, dipelihara dengan baik dan didukung tenaga kesehatan yang kompeten, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan pasien.

Bagi masyarakat Malaka, tambahan fasilitas dan alat kesehatan tersebut tentu menjadi kabar penting. Sebab, semakin kuat kapasitas RSUPP Betun, semakin besar pula kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, tepat waktu dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Program kesehatan SBS-HMS pun tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi diarahkan agar peningkatan fasilitas benar-benar bermuara pada satu tujuan: pelayanan kesehatan yang semakin baik untuk masyarakat Malaka.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version