Ibu Hamil dari Kampung Numbei Akhirnya Tak Lagi Bertaruh Nyawa, Jembatan Gantung Mulai Hadirkan Harapan Baru

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
file_00000000513c8230b8b2cb5e5fed31ce
Ibu Hamil dari Kampung Numbei Akhirnya Tak Lagi Bertaruh Nyawa, Jembatan Gantung Mulai Hadirkan Harapan Baru

RaebesiNews.com – Kehadiran Jembatan Gantung Numbei di Desa Kateri, Kabupaten Malaka, mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bahkan sebelum pembangunan proyek tersebut rampung sepenuhnya. Salah satu bukti paling menyentuh terlihat ketika tim medis dari Puskesmas Betun berhasil menjemput seorang ibu hamil dari Kampung Numbei untuk dibawa ke Puskesmas guna menjalani proses persalinan dengan aman.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bagaimana sebuah infrastruktur mampu menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal di wilayah terpencil dan selama bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Sebelum jembatan gantung dibangun, warga Kampung Numbei harus menyeberangi Sungai Benenain setiap kali hendak menuju pusat pelayanan kesehatan. Kondisi tersebut bukan perkara mudah. Mereka harus berjalan melawan derasnya arus sungai dengan risiko keselamatan yang sangat tinggi, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat.

Bagi ibu hamil yang hendak melahirkan, perjalanan itu menjadi perjuangan yang penuh kecemasan. Tidak jarang keluarga harus menggotong pasien atau menunggu air sungai surut agar bisa menyeberang dengan lebih aman. Situasi seperti itu tentu berpotensi membahayakan keselamatan ibu maupun bayi yang dikandungnya.

Kini, meski pembangunan Jembatan Gantung Numbei masih dalam tahap penyelesaian, masyarakat sudah mulai menikmati manfaatnya. Tim medis dapat menjangkau warga dengan lebih cepat dan aman. Proses evakuasi pasien, termasuk ibu hamil yang membutuhkan penanganan segera, tidak lagi harus mempertaruhkan nyawa dengan menembus derasnya arus Sungai Benenain.

Momentum penjemputan ibu hamil oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Betun menjadi simbol bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan juga membuka akses terhadap pelayanan dasar yang menjadi hak setiap warga negara.

Jembatan tersebut diharapkan menjadi penghubung yang mempercepat layanan kesehatan, memperlancar aktivitas pendidikan, meningkatkan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi warga Kampung Numbei dan sekitarnya.

Masyarakat Numbei pun menyampaikan rasa syukur atas manfaat yang mulai dirasakan. Mereka menilai kehadiran jembatan telah membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Ucapan terima kasih terus disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), yang dinilai telah mewujudkan salah satu kebutuhan penting masyarakat.

Walaupun pekerjaan pembangunan masih terus berjalan hingga tuntas, asas manfaat dari Jembatan Gantung Numbei sudah dapat dirasakan secara langsung. Bagi warga Kampung Numbei, jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung dua sisi sungai, tetapi juga menjadi penghubung menuju pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih aman, dan memberi harapan akan kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version