Bupati Malaka SBS Tegaskan Kadin Malaka Jangan Hanya “MOU dan Potong Pita”, Harus Hadir Nyata untuk Ekonomi Rakyat

Reporter : Frido Umrisu Raebesi Editor: Redaksi RaebesiNews.com
20260810_162417
Bupati SBS Tegaskan Kadin Malaka Jangan Hanya “MOU dan Potong Pita”, Harus Hadir Nyata untuk Ekonomi Rakyat

RaebesiNews.com – Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS), meminta jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malaka tidak sekadar menjalankan kegiatan seremonial, tetapi benar-benar hadir dan bekerja nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati SBS saat menghadiri pelantikan pengurus Kadin Kabupaten Malaka di Cinta Damai Resort, Betun, Selasa (11/8/2026).

Dalam sambutannya, SBS secara tegas mengingatkan agar Kadin tidak terjebak pada kegiatan yang hanya menghasilkan nota kesepahaman atau seremoni peresmian.

“Kadin ini, secara real, jangan hanya MOU, MOU, MOU, MOU saja. Karena dulu saya pernah dengar ada namanya Bapak MOU, Bapak Peresmian, Bapak Potong Pita. Tidak, tidak boleh,” tegas SBS.

Menurutnya, Kadin Malaka harus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menciptakan kegiatan ekonomi yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

SBS mendorong Kadin untuk membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah melalui berbagai inovasi, sekaligus turun langsung melihat dan membantu persoalan ekonomi yang dihadapi masyarakat.

“Harus dilakukan sesuatu yang betul-betul dilakukan,” tegasnya.

Kadin Harus Hidup dan Berjalan

Bupati SBS juga berpesan agar organisasi Kadin Malaka dapat hidup, berjalan dan menjalankan fungsi organisasinya secara konsisten.

Ia meminta agar iuran anggota tetap berjalan, rapat organisasi dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan pengurus tidak hanya berada di ruang rapat.

Menurut SBS, pengurus Kadin harus turun langsung ke tengah masyarakat untuk melihat potensi ekonomi yang dapat dikembangkan.

Kadin, kata dia, harus mampu membantu masyarakat untuk bekerja, menghasilkan produk dan menghidupkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

“Rapat tiap bulan, turun ke rakyat, bantu rakyat kerja dan hidupkan ekonominya,” pesan SBS.

Ciptakan Produk Asli Malaka

Salah satu tugas penting yang dititipkan Bupati SBS kepada Kadin Malaka adalah mendorong lahirnya produk-produk unggulan yang benar-benar berasal dari Kabupaten Malaka.

SBS berharap Kadin tidak hanya menjadi wadah bagi para pelaku usaha, tetapi juga mampu menciptakan ekosistem usaha yang mendorong produk lokal memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.

Ia menargetkan agar produk asli Malaka tidak hanya laris di pasar lokal, tetapi dapat menembus pasar Nusa Tenggara Timur, nasional bahkan pasar luar negeri.

“Tugas Kadin adalah bagaimana menciptakan produk asli Malaka yang bisa laris di pasaran, baik di Malaka, NTT bahkan luar negeri,” pesan SBS.

Menurutnya, Malaka memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Potensi tersebut membutuhkan inovasi, kreativitas, kerja sama dan keberanian untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.

Karena itu, Kadin Malaka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dunia usaha sekaligus jembatan antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat.

Bukan Sekadar Organisasi, Tetapi Mesin Penggerak Ekonomi

Bupati SBS menegaskan bahwa keberadaan Kadin Malaka harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kadin diharapkan tidak hanya aktif ketika ada pelantikan, penandatanganan kerja sama atau kegiatan seremonial lainnya, tetapi terus bergerak menciptakan peluang usaha dan membuka lapangan pekerjaan.

Pesan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi pengurus Kadin Malaka yang baru dilantik agar membuktikan bahwa organisasi dunia usaha tersebut mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.

Dengan kolaborasi yang kuat antara Kadin dan Pemerintah Kabupaten Malaka, SBS optimistis berbagai potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

Kini tantangannya bukan lagi sekadar berbicara tentang MOU, tetapi bagaimana MOU tersebut berubah menjadi kerja nyata, produk nyata, usaha nyata dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Malaka.***

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com

+ Gabung

Exit mobile version