Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergitas lintas sektoral antara Polsek Malaka Barat, TNI, Pemerintah Kecamatan dan Desa, serta para tokoh agama dan pemuda dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Sekretaris Kecamatan Malaka Barat Fridon A.O. Ruwa, S.Pi, perwakilan Koramil 09 Biudukfoho Sertu Alexander Laimeheriwa, Pastor Paroki Besikama RM. Oktovianus Neno, Pr, Pendeta GMIT Maktihan Pdt. Aplonia Ndun, S.Th, para Kepala Desa se-Kecamatan Malaka Barat, serta perwakilan tokoh pemuda.
Dalam arahannya, Kapolsek Malaka Barat menegaskan bahwa kegiatan Coffee Morning ini merupakan langkah strategis untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan wilayah.
“Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergitas lintas sektoral antara Polsek, TNI, pemerintah kecamatan dan desa, serta tokoh agama dan tokoh pemuda dalam menjaga Kamtibmas di wilayah Malaka Barat,” tegas IPDA Dony R. Alfatah.
Ia juga menyampaikan bahwa Polsek Malaka Barat yang dibackup Polres Malaka secara rutin melaksanakan patroli malam hari. Namun demikian, pihaknya meminta para kepala desa agar lebih proaktif dan terlibat langsung dalam upaya mempersempit ruang gerak perilaku masyarakat yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Kami berharap para kepala desa dapat mengambil langkah konkret di wilayah masing-masing dalam menjaga stabilitas Kamtibmas,” ujarnya.
Dari pertemuan tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, antara lain:
Revitalisasi dan pembangunan Pos Kamling di Pasar Harian Tradisional Loro-Lorong dan Desa Raimataus.
Mengaktifkan kembali Linmas di setiap desa untuk membantu Polsek Malaka Barat dalam menjaga keamanan wilayah.
Mendorong penerbitan Peraturan Desa (Perdes) atau Surat Edaran terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) dengan mengacu pada KUHP baru sebagai dasar hukum tindakan lanjutan.
Melarang remaja dan pemuda berkumpul atau nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam.
Pelanggar akan dibawa ke Polsek untuk dilakukan pembinaan.
Melakukan pendekatan spiritual terhadap remaja dan pemuda yang kerap melakukan pelanggaran hukum, melalui pendampingan Pastor Paroki Besikama dan Pendeta GMIT Maktihan, yang dikawal bersama oleh Kapolsek, para kepala desa, serta tokoh pemuda.
Kapolsek Malaka Barat menegaskan bahwa kolaborasi semua elemen masyarakat menjadi kunci utama menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Malaka Barat.
“Kamtibmas bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.***
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RaebesiNews.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
